World Kidney Day 2018: SulUt, Maluku dan Gorontalo

Dalam       rangka        memperingati World  Kidney  Day  (WKD)  atau Hari Ginjal Sedunia 2018 yang jatuh pada setiap minggu kedua bulan Maret, Perhimpunan Ne-frologi Indonesia (PERNEFRI) Cabang Sulawesi Utara, Maluku dan Gorontalo telah melaksanakan berbagai kegiatan yang bersifat promotif dan edukatif pada berbagai lapisan masyarakat baik tenaga kesehatan maupun masyarakat pada umumnya. Ketua PERNEFRI Cabang Sulut, Malu-ku dan Gorontalo Prof. Dr. dr. Emma Sy. Moeis, SpPD-KGH menjelaskan bahwa tema kegiatan WKD tahun 2018 ini sangat unik dan menarik yaitu “Ginjal dan Kesehatan Perempuan”, dimana hal ini diangkat oleh karena pada bulan Maret juga diperingati Hari Perempuan Sedunia.

Berdasarkan data epidemiologi didapatkan bahwa perempuan memiliki risiko yang lebih besar untuk menderita Penyakit Ginjal Kronik (PGK), dimana jumlah perempuan yang menderita PGK mencapai 195 juta orang di seluruh dunia dan merupa-kan penyebab kematian terbesar ke-8 dengan angka kematian mencapai 600.000 kasus setiap tahunnya. Hal ini disebabkan karena perempuan lebih rentan untuk menderita hipertensi dan diabetes, dimana keduanya merupakan penyebab PGK terbanyak. Selain itu juga penyakit nefritis lupus, infeksi pada saluran kemih yang lebih sering ditemukan pada perempuan dan gangguan pada saat kehamilan seperti preeklampsia juga menjadi faktor penyebab tingginya PGK pada perempuan.

Hal yang senada juga diungkapkan oleh dr. Stella Palar, SpPD-KGH bahwa menjaga kesehatan ginjal sangat penting supaya tidak men-derita PGK yang akan berujung pada terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis (cuci darah) dan transplanta-si ginjal (cangkok ginjal). Oleh karena itu pentingnya sosialisasi dan edukasi pada masyarakat khususnya para perempuan untuk memantau tekanan darah dan gula darah secara rutin, mengkonsumsi ma-kanan yang sehat dan bergizi, menghindari kege-mukan, optimalkan aktivi-tas fisik, minum air yang cukup dan jangan merokok dapat membuat kita terhin-dar dari PGK, tandas dr.Stella.

Berbagai rangkaian acara telah dihelat dan sukses dilaksanakan oleh PERNEFRI Cabang Sulut, Maluku dan Gorontalo, dian-taranya “WKD goes to school” yang bertempat di SMAN 9 Ma-nado, Penyuluhan kesehatan gin-jal pada ibu hamil di Puskesmas Bahu Manado, Simposium Awam tentang hipertensi dan PGK pada perempuan bersama Dharma Perempuan Kota Bi-tung, Talk Show ginjal dan kesehatan perempuan bersama RS Siloam Manado, “Kidney Fun Walk” di RSUP Prof. dr. R.D. Kandou Manado serta Simpo-sium Medis yang dilaksanakan di Hotel Sintesa Peninsula, jelas dr. Cerelia Sugeng, SpPD se-bagai Ketua Panitia.

Besar   harapan    semoga    lewat berbagai  kegiatan  ini,  masyarakat akan lebih peduli terhadap kesehatan ginjal sehingga dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas akibat PGK, sekaligus dapat meningkatkan derajat kesehatan dan produktivitas masyarakat sesuai dengan motto WKD 2018 yaitu include, value, and empower (rangkul, hargai danberdayakan).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *