Kanker Ginjal: 5 Fakta yang Harus Kamu Tahu!

Baru-baru ini jagad maya dihebohkan dengan pengakuan penyanyi Vidi Aldiano yang terdiagnosis kanker ginjal. Bisa dikatakan penyakit kanker ginjal masih terdengar asing di telinga kita; kita lebih sering mendengar kanker payudara, usus besar, otak, paru, dan darah. Pada dasarnya, kanker adalah keganasan yang terjadi akibat pembelahan sel-sel abnormal yang tidak terkendali. Pada kanker ginjal, terjadi pembelahan yang tidak terkontrol dari sel di ginjal, seperti sel lapisan dalam ginjal (karsinoma sel renal), sel di lapisan tengah ginjal (karsinoma sel transisional), atau sel punca ginjal pada anak-anak (tumor Wilm).

Swara Pernefri menjawab 5 pertanyaan di pembaca terkait kanker ginjal:

  • Apa gejalanya?

Mayoritas penderita kanker ginjal tidak mengalami gejala apapun pada masa awal penyakit; sebanyak 25-30% penderita terdiagnosis setelah ditemukan kelainan saat pemeriksaan radiologi (Rontgen, USG, CT-Scan) untuk tujuan lain seperti medical check-up. Pada kondisi yang lebih berat, dapat ditemui sakit pinggang, air seni bercampur darah (hematuria), dan benjolan di perut atau pinggang. Gejala lain yang dapat muncul antara lain penurunan berat badan, demam yang hilang timbul, hipertensi, dan rasa lelah terus menerus.

  • Apa penyebabnya?

Sebagaimana kebanyakan kanker, belum ditemukan penyebab pasti dari kanker ginjal. Meskipun begitu, beberapa faktor yang diketahui meningkatkan risiko kanker ginjal antara lain adalah riwayat kanker ginjal di keluarga, riwayat penyakit keturunan tertentu (penyakit von Hippel-Lindau, sindrom Birt-Hogg-Dube, dll), merokok, obesitas, dan hipertensi. Kebiasaan merokok ditemukan pada 30% kasus kanker ginjal. Pasien yang merupakan perokok berat diketahui memiliki stadium yang lebih tinggi saat terdiagnosis dibandingkan pasien yang merokok lebih sedikit dan yang tidak merokok. Paparan zat-zat berbahaya di tempat kerja seperti benzene, benzidine, cadmium, herbisida, dan vinyl chloride juga diduga meningkatkan risiko penyakit ini.

Medical photo created by rawpixel.com – www.freepik.com
  • Bagaimana pengobatannya?

Pada stadium awal, kanker belum menyebar ke luar ginjal melalui kelenjar getah bening atau pembuluh darah, sehingga jaringan kanker dapat dipisahkan dari jaringan ginjal sehat melalui operasi atau tindakan lainnya seperti mematikan sel kanker dengan suhu tinggi (ablasi termal). Pada beberapa kasus di mana tidak memungkinkan bagi pasien untuk menjalani tindakan pengangkatan kanker, dilakukan pemantauan berkala. Jika sudah terjadi penyebaran, diberikan obat-obatan yang dapat membantu membunuh sel kanker (immunomedulator), kemoterapi, dan radiasi.

  • Apakah bisa sembuh?

Istilah sembuh tidak digunakan pada kasus kanker; pasien kanker hanya dinyatakan remisi atau bebas kanker, jika tidak ditemukan kanker pada pemeriksaan. Pasien kanker ginjal stadium awal yang tidak menyebar, kemungkinan remisi dalam 5 tahun setelah pengobatan sebanyak 88-95%. Jika tumor sudah membesar dan/atau sudah terjadi penyebaran, maka kemungkinan remisi dalam 5 tahun berkurang hingga 20%.

  • Bagaimana mencegahnya?

Karena penyebab pastinya belum diketahui, upaya pencegahan dilakukan dengan mengendalikan faktor risiko, seperti berhenti merokok, menjaga berat badan ideal, mengendalikan tekanan darah, dan menggunakan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja yang berisiko terpapar zat-zat berbahaya di tempat kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *